Tersenyumlah untuk Anak Indonesia

30 September 2017 dimana hari sebuah keputusan terberat ketika akan mengikuti Kelas Inspirasi Semarang. Kenapa  terberat karena dimana waktu setelah pengumuman dari Kelas Inspirasi Semarang harus menerima kenyataan kalau sudah diberhentikan dari sebuah perusahaan saya bekerja, pekerjaan yang sudah sesuai dengan passion saya, saya dikeluarkan juga bukan karena saya bermasalah dari perusahaan tetapi perusahaan mengalami kebrangkutan yang luar biasa karena adanya peraturan dari presiden tentang kebijakan import. sempat berfikir untuk tidak melanjutkan namun saya berfikir kalau kesempatan tidak akan datang dua kali, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada di depan mata.

Baca selengkapnya

Hari Briefing Kelas Inspirasi Semarang #4

Antusias, itulah energi yang terasa saat para relawan berkumpul dalam Hari Briefing, Minggu lalu (17/9)

Pada hari Briefing, telah terkumpul 352 relawan di Aula SMA Kartini Semarang, Jawa Tengah untuk mengikuti pembekalan (briefing) dan dari jumlah tersebut, terbagi 250 sebagai relawan pengajar dan 102 sebagai relawan videografer.

Briefing dilaksanakan dengan tujuan agar relawan pengajar mampu memberikan pengajarannya mengenai profesi relawan masing-masing secara tulus sesuai salah satu nilai dari Kelas Inspirasi, yaitu tulus.

Briefing yang diberikan oleh Panitia Kelas Inspirasi Semarang untuk relawan yaitu pembekalan berupa materi dan simulasi bisa mudah untuk dipahami oleh siswa sekolah dasar, yang dipraktekkan langsung oleh teman-teman Pengajar Muda.

Selanjutnya, tinggal menghitung hari menuju Hari Inspirasi tanggal 30 September 2017 !

“Kelas Inspirasi Semarang, Membangun Mimpi Anak Indonesia”

 

 

Pranala Luar :

link 1          | link 2

link 3         | link 4

Keseruan Berbagi di Kelas Inspirasi Semarang 3

Dear Temans,

Alhamdulillah, 19 September lalu daku mengikuti Kelas Inspirasi Semarang 3. Dakuw kebagian Sharing bersama Kelompok 23 di Madrasah Ibtidaiyah Khusnul Khatimah di Rowosari, Tembalang.

Ketika mendengar daerah Tembalang, dakuw lega karena masih di daerah Semarang atas, tak begitu jauh dari Ungaran. Oh, really?

Ini kali kedua dakuw ikut Kelas Inspirasi Semarang, yang pertama tepat dua tahun lalu, 2014. Keseruannya melekat lama, hore-hore hingga suara serak dan ilang bersama anak-anak dan bikin aku rada kapok  mengajar lagi. Ternyata tak mudah jadi ibu guru ya, wkwk..

Tahun ini, dakuw nggak niat daftar. Sedang banyak deadline dan tidak minat uji nyali. Tapi, di hari terakhir suami sahabatku colek-colek di grup cari relawan. Akhirnya menjelang injury time, aku mendaftar. Hihi..

Baca selengkapnya