Di tengah sepoian sore, Selasa 13 Juni 2017 lalu, kali kedua Kelas Inspirasi Semarang kembali berkesempatan untuk berbagi cerita secara online di UpRadio 98.5 FM setelah tahun 2016 kemarin menjadi tahun pertama kunjungan kita, tepatnya saat akan terselenggaranya KIS 3.

The Meaning Station, begitu jargon yang dijagokan oleh Radio yg berada di dalam kampus UPRIS ini. Pada acara bertajuk “Up To You 100% Request Kamu” bersama host Ari, Kelas Inspirasi Semarang yang diwakili Kak Aya, Kak Niken dan Kak Risa mengobrol santai mengenai Kelas Insipirasi Semarang itu sendiri, sebab dalam waktu dekat akan diadakannya Kelas Inspirasi Semarang 4 tepatnya bulan September tahun ini.

Hari Inspirasi? Hari apakah itu? Itu pertanyaan pertama yang dilontarkan oleh Kak Ari. Sebelum menjawab pertanyaan satu ini, tidak afdol pastinya jika kita tidak menjelaskan mengenai Kelas Inspirasi itu sendiri. Kelas Inspirasi adalah suatu gerakan di mana para profesional mau berbagi dan bercerita tentang pekerjaan sehari-harinya kepada anak-anak SD. Kelas Inspirasi itu sendiri hadir terinspirasi dari kegiatan Indonesia Mengajar yang mengirimkan relawan-relawan untuk mau mengajar di daerah terpencil dan terpelosok di seluruh Indonesia selama 1 tahun yang disebut dengan Pengajar Muda. Berbeda dengan Pengajar Muda, para Inspirator atau Relawan Pengajar Kelas Inspirasi hanya cukup sehari cuti dan mau terjun langsung di SD-SD marginal yang terpilih. Nah, di hari cuti tersebutlah yang disebut Hari Inspirasi.

Kelas Inspirasi Semarang ada sejak tahun 2014, dan saat ini akan menyelenggarakan kegiatan untuk keempat kalinya. Penyelenggaraan pertama pada tahun 2014 di 13 SD yang tersebar di Kota Semarang. Kemudian tahun 2015 di 14 SD dan tahun 2016 di 24 SD. Untuk Penyelenggaraan yang ke-4 ini rencananya akan membuka pendaftaran relawan pengajar dan dokumentasi pada 1 Juni 2017.

Yap. Sampailah kita pada pembahasan soal relawan. Adakah syarat tertentu untuk mendaftar sebagai relawan pengajar? Syarat menjadi relawan pengajar atau inspirator adalah mempunyai pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang yang sama, minimal D3/S1, bersedia cuti saat Hari Inspirasi. Tiada pula batasan usia. Selain Relawan Pengajar juga ada Relawan Dokumentator yang terdiri dari Fotografer dan Videografer yang bertugas mendokumentasikan seluruh rangkaian acara saat Hari Inspirasi. Untuk dokumentator yg mahasiswa bisa ikutan juga lhoo.

Flashback, berapa sih usia tertua yang pernah menjadi relawan? Dulu, waktu KIS 1 ada sorang Bapak berusia 60 tahun yang bersedia menjadi relawan. Beliau bekerja di PT. KAI. Ketika ditanya apa tujuan Bapak hingga bersedia menjadi relawan? Jawabnya, hanya ingin beramal dan beribadah. Huaaa idolaaa banget. Usia termuda nya 20 tahun.

Lalu, bagaimana jika ada seorang yang berkebutuhan khusus yang tentunya unggul dibidangnya yang juga ingin berpartisipasi untuk menjadi relawan? Tentu boleh. Dulu juga relawan kita ada yang menggunakan kursi roda dalam kesehariannya, bahkan yang tunanetra pun bisa, asal tadi, tetap memiliki keunggulan dalam bidangnya.

Pertanyaan berikutnya, mengenai biaya kegiatan apakah berasal dari iuran kelompok, atau ada sponsorship tertentu yang membantu jalannya kegiatan ini?  Kegiatan ini bersumber real iuran dari panitia dan juga relawan. Kita tidak memungut biaya atau sponsorship manapun, Alhamdulillah mandiri. Pada saat berlangsungnya kegiatanpun, relawan tidak diperbolehkan membawa embel-embel sebuah brand atau instansi yg mungkin dinaunginya.

Tentunya semua kegiatan tidak lepas dari yang namanya kendala atau masalah. Pernah, waktu KIS1 , pada waktu akan tiba hari H, ternyata si hari tersebut juga merupakan hari yang dimana SD yang kami datangi melaksanakan UTS. Namun, syukurlah masalah tersebut dapat terkendali dengan cara kita merayu kepala sekolah untuk tetap mengadakan acara yang sudah dirancang apik jauh jauh hari. Hehe. Kendala lainnya sih semoga tidak ada ya.

Pada waktu Hari Inspirasi tentunya para relawan membutuhkan properti atau bahkan alat peraga sebagai pendukung jalannya kegiatan. Tentunya properti itu dari relawan sendiri tanpa fasilitator/panitia yang membantu. Panitia hanya wajib memberi info tentang SD terkait, waktu dan lokasinya, selebihnya dari para relawan sendiri. Ada pula pengecualian alat yang tidak boleh dibawa saat kegiatan, yaitu harus aman dan bukan senjata atau benda tajam.

Oh iya, kegiatan tak akan berlangsung tanpa adanya manusia-manusia dibalik layar. Relawan pantia atau Panitia Lokal yang biasa disebut Panlok terdiri dari 4 Divisi yaitu Divisi Acara yang bertugas mencari sekolah, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan juga mempersiapkan pelaksanaan briefing dan refleksi. Divisi lainnya adalah Sosialisasi yang bertugas melakukan publikasi selama kegiatan akan berlangsung hingga selesainya acara, melakukan sosialisasi di media dan lokasi tertentu yang dapat menjaring relawan pengajar. Selain itu ada Divisi Dokumentasi yang bertugas merekrut fotografer dan videografer juga bertanggung jawab terhadap hasil dokumentasi Kelas Inspirasi. Terakhir, ada Divisi Rekrutmen yang bertugas menyeleksi semua calon relawan pengajar, menentukan jumlah pengajar yang disesuaikan dengan jumlah rombongan pengajar.

Nah, jadi kapan nih akan terselenggaranya KIS 4? Kelas Inspirasi Semarang tahun ke-4 ini akan dilaksanakan pada akhir September 2017. Untuk info lebih lanjut bisa langsung mengunjungi sosial media kami, Fanpage Kelas Inspirasi Semarang, Twitter dan instagram @ki_semarang dan laman kami atau website www.kelasinspirasisemarang.org

Kelas Inspirasi Semarang… Membangun mimpi anak Indonesia.

That’s all and thank a bunch..

 

 

Penulis :
Risalatul Muawanah

Sumber foto :
Dokumentasi Kelas Inspirasi Semarang

 

 

(Visited 46 times, 1 visits today)
MARI BERBAGI :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *